Tuduhan Skandal Pilpres AS 2016, Trump: Obama Harus Bayar Mahal!

Anton Suhartono
Donald Trump kembali menuduh Barack Obama dan Hillary Clinton menyebarkan tuduhan palsu soal campur tangan Rusia dalam Pilpres AS 2016 (Foto: AP)

Trump yakin Obama dan Hillary mengetahui semua hal tentang apa yang disebut sebagai berita palsu mengenai campur tangan Rusia.

"Bisa dibilang dia (Barack Obama) lebih merupakan dalangnya. Dia mendengar apa yang dilakukan Clinton, lalu menyetujuinya. Bukan hanya menyetujui, dia mendorongnya. Dan mereka tahu itu palsu. Mereka tahu isu Rusia itu palsu," kata Trump.

Trump menegaskan tidak akan mengubah keputusan untuk menggugat Obama dan Hillary.

"Itu terserah (Jaksa Agung) Pam Bondi, yang menjalankan tugasnya dengan luar biasa. Dia harus bekerja sama dengan penegak hukum untuk melihat apa yang ingin dilakukan. Dan saya tidak akan memberinya nasihat apa pun," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal