Trump Umumkan Kazakhstan Akan Berdamai dengan Israel di Bawah Perjanjian Abraham

Anton Suhartono
Kazakhstan dilaporkan akan menormalisasi hubungan secara penuh dengan Israel melalui Perjanjian Abraham (Foto: X)

WASHINGTON, iNews.id - Kazakhstan dilaporkan akan menormalisasi hubungan secara penuh dengan Israel melalui Perjanjian Abraham yang dimediasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Trump pada Jumat (7/11/2025), setelah Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Tokayev, bersama empat pemimpin negara Asia Tengah, tengah berada di Washington DC untuk bertemu Trump.

"Saya baru saja menggelar percakapan telepon yang luar biasa antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari Israel dengan Presiden Kassym-Jomart Tokayev dari Kazakhstan," kata Trump, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (8/11/2025).

Trump menambahkan, Kazakhstan adalah negara pertama di masa jabatan keduanya yang bergabung dalam Perjanjian Abraham. Dia juga mengatakan ada banyak negara lain yang akan melakukan langkah serupa. 

"Ini adalah langkah maju yang besar dalam membangun jembatan di seluruh dunia," kata Trump, di akun media sosial Truth Social.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
36 menit lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Capai Kesepakatan atau Kami Lakukan Sesuatu Sangat Keras!

Internasional
1 jam lalu

Iran Ingin Segera Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS: Makin Cepat Lebih Baik!

Internasional
17 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
20 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal