Trump Tak Dapat Hadiah Nobel Perdamaian, Gedung Putih Nyinyir

Anton Suhartono
Gedung Putih mengkritik Komite Nobel karena tidak memberikan Hadiah Nobel Perdamaian 2025 kepada Donald Trump (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih mengkritik Komite Nobel yang berbasis di Norwegia karena tidak memberikan Hadiah Nobel Perdamaian kepada Presiden Donald Trump. Padahal Trump berkontribusi besar untuk mewujudkan perdamaian di dunia, termasuk yang terbaru di Gaza.

Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung mengatakan, Komite Nobel lebih memprioritaskan politik daripada perdamaian setelah mengumumkan Hadiah Nobel Perdamaian 2025 jatuh kepada pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, Jumat (11/10/2025).

"Komite Nobel membuktikan bahwa mereka mengutamakan politik daripada perdamaian," tulis Cheung di media sosial X.

Namun Cheung menegaskan Trump akan terus berusaha mendamaikan konflik di seluruh dunia dan mengakhiri perang, yang pada gilirannya juga menyelamatkan nyawa manusia.

Sementara itu Komite Nobel telah menutup penyerahan nama nominator sejak Januari 2025, bulan yang sama saat Trump dilantik sebagai presiden, sehingga namanya tidak masuk dalam bursa. Peran Trump baru terlihat setelah itu, di antaranya mendamaikan perang India-Pakistan, Armenia-Azerbaijan, Thailand-Kamboja, hingga yang terbaru perang di Gaza.

Trump berulang kali mengatakan dia pantas mendapat penghargaan tersebut atas upayanya dalam menyelesaikan konflik di seluruh dunia.

Namun seperti sudah punya firasat, pada Rabu lalu, Trump mengatakan bahwa Komite Nobel Norwegia mungkin sudah menyiapkan alasan karena tidak memberikan Nobel Perdamaian kepadanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!

Internasional
5 jam lalu

Puluhan Anggota DPR AS Desak Trump Buka Rahasia Senjata Nuklir Israel, Jangan Hanya Iran

Nasional
20 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
21 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal