Trump Sesumbar Iran Mudah Dikalahkan dalam Perang

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan perang melawan Iran akan mudah dimenangkan (Foto: AP)

Bantah Kekhawatiran Jenderal AS

Menurut Trump, sang jenderal tidak pernah menyarankan untuk menghindari serangan. Sebaliknya, dia menyebut Caine siap memimpin dan tahu bagaimana memenangkan perang jika diperintahkan.

Meski sesumbar soal kemenangan mudah, Trump tetap mengaku lebih mengutamakan jalur diplomasi. Namun dia memperingatkan, jika kesepakatan tidak tercapai, Iran akan menghadapi konsekuensi besar.

“Saya lebih suka ada kesepakatan daripada tidak. Tapi jika kita tidak mencapai kesepakatan, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara itu dan, sayangnya, bagi rakyatnya,” ujarnya.

Pada 20 Februari lalu, Trump bahkan sempat mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran sembari memberi waktu 15 hari bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan nuklir baru.

Ketegangan Meningkat di Timur Tengah

Spekulasi serangan kian menguat setelah AS mengerahkan tambahan kekuatan militer ke kawasan Timur Tengah. Selain itu, Departemen Luar Negeri AS juga memerintahkan evakuasi personel non-darurat dari Kedutaan Besar AS di Beirut, Lebanon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal