Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Anton Suhartono
Donald Trump mengeklaim sistem pemilu AS sangat rentan terhadap campur tangan pihak asing (Foto: Pool via AP)

Trump juga menuduh pemerintah China membayar sejumlah jurnalis AS yang kerap memberitakan dirinya secara negatif agar terus melakukan hal yang sama.

"Seperti dinyatakan dalam salah satu penilaian, kami menilai bahwa musuh-musuh Amerika Serikat, termasuk setidaknya Rusia, China, Iran, Korea Utara, serta aktor-aktor non-negara, memiliki kemampuan untuk membahayakan infrastruktur pemilu AS," ujarnya.

Selain itu, Trump mengeklaim ratusan juta data pemilih AS berada di tangan pemerintah asing. Dia juga menyebut masih ratusan ribu warga asing bahkan orang meninggal dunia tercantum dalam daftar pemilih tetap.

Menurut Trump, fakta-fakta tersebut menunjukkan sistem pemilu AS "sangat rusak dan rentan", sehingga tidak boleh dipertahankan tanpa reformasi menyeluruh.

"Menteri Keamanan Dalam Negeri (Markwayne Mullin) akan memberikan pengarahan untuk menjelaskan tugas departemennya baru-baru ini, mengonfirmasi kerentanan siber dalam sistem pemungutan suara elektronik kita, kerentanan tersebut buruk," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

13 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

14 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

21 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal