Trump Sebut Rusia dan Ukraina Mungkin Berdamai Pekan Ini

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim Rusia dan Ukraina mungkin mencapai kesepakatan damai pekan ini (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Rusia dan Ukraina mungkin mencapai kesepakatan damai pekan ini. Dengan nada optimistis, Trump menyebut Rusia dan Ukraina akan setuju untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung 3 tahun itu, melalui perantara AS.

"Keduanya (Rusia dan Ukraina) akan melakukan bisnis besar dengan Amerika Serikat, yang sedang berkembang pesat dan meraih keberuntungan," kata Trump, dalam posting-an di media sosial Truth Social, dikutip Senin (21/4/2025).

Sejak dilantik pada Januari lalu, Trump terlibat aktif untuk mengakhiri perang Rusia dan Ukraina. Dia mengirim utusan khusus untuk mencapai solusi diplomatik guna mengakhiri perang.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio mengancam bahwa negaranya akan menghentikan mediasi jika tidak ada kemajuan yang dicapai dalam beberapa hari mendatang. Dia menegaskan konflik Rusia-Ukraina bukan perang AS.

Rubio, bersama Utusan Khusus Trump Keith Kellogg dan Steve Witkoff, pada Kamis kemarin melakukan pembicaraan dengan pejabat tinggi Eropa dan Ukraina di Paris, Prancis. Mereka membahas cara mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal