Gencatan Senjata Paskah Kacau, Rusia dan Ukraina Saling Gempur hingga Ribuan Kali

Anton Suhartono
Ilustrasi Rusia menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata Paskah, demikian sebaliknya (Foto: AP)

MOSKOW, iNews id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata Paskah. Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata Paskah, memerintahkan pasukannya untuk menghentikan serangan pada Sabtu (19/4/2025) pukul 18.00 waktu Moskow hingga Minggu (20/4/2025) tengah malam.

Menurut Kemhan Rusia, Ukraina menyerang posisi Rusia selama periode itu lebih dari 1.000 kali, mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta menyebabkan korban tewas dari warga sipil.

Ukraina menembaki posisi Rusia 444 kali serta melakukan lebih dari 900 serangan drone, sepanjang Sabtu malam hingga Minggu pagi.

Serangan ditujukan ke banyak distrik di perbatasan kedua negara, yakni di wilayah Bryansk, Kursk dan Belgorod.

"Akibatnya, ada kematian dan luka di antara penduduk sipil serta kerusakan pada objek sipil," bunyi pernyataan Kemhan Rusia, di Telegram, seperti dikutip Senin (21/4/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal