Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target

Anton Suhartono
Donald Trump mengeklaim dirinya telah lama menjadi target pembunuhan Iran (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim dirinya telah lama menjadi target pembunuhan Iran. Trump menegaskan Teheran telah mengincarnya selama bertahun-tahun seraya mengancam akan memberikan respons militer yang belum pernah terjadi sebelumnya jika upaya tersebut benar-benar dilakukan.

"Saya sudah lama masuk dalam daftar target mereka," kata Trump, dalam wawancara dengan The New York Post, belum lama ini. 

Dia menyebut telah menginstruksikan militer AS untuk melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran apabila dirinya berhasil dibunuh.

Trump mengatakan Iran diduga ingin membalas dendam atas operasi militer AS yang menewaskan komandan pasukan elite Quds, Qasem Soleimani, pada 2020. Meski demikian, dia tidak menyertakan bukti yang mendukung klaim bahwa pemerintah Iran sedang merencanakan pembunuhan terhadap dirinya.

Dalam unggahan di akun media sosial Truth Social, Sabtu (11/7/2026), Trump memperingatkan AS telah menyiapkan kekuatan militer besar untuk menghadapi kemungkinan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS

57 tahun lalu

Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!

57 tahun lalu

Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung

57 tahun lalu

AS Gempur Iran Lagi, Ledakan Guncang Bandar Abbas Pesisir Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal