Trump Sebut Gencatan Senjata Gaza Mungkin Minggu Depan

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim gencatan senjata di Gaza segera dicapai, kemungkinan minggu depan (Foto: AP)

Menurut laporan itu, Israel akan mengakhiri perang di Gaza sebagai alat tawar kepada negara-negara Arab untuk menormalisasi hubungan dengan Israel melalui Perjanjian Abraham. Selain itu, Israel akan diminta untuk berkomitmen mendukung berdirinya negara Palestina di masa depan.

Israel harus menghentikan serangan militer di Gaza serta Hamas membebaskan 50 sandera yang tersisa, 20 di antaranya diyakini masih hidup.

Setelah itu Hamas akan diasingkan dari Gaza, kemudian empat negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir, ditugaskan untuk memerintah Gaza sebagai gantinya. Laporan tersebut tidak menyebutkan dua negara Arab lainnya yang diminta untuk memerintah di Gaza sementara.

Sebagai bagian dari pembangunan kembali Jalur Gaza, setiap warganya yang ingin keluar akan diterima oleh beberapa negara, namun juga tidak disebutkan nama maupun jumlahnya.

Trump juga mengatakan kepada Netanyahu Israel mau mendukung solusi dua negara di masa depan dengan syarat Pemerintah Otoritas Palestina direformasi. Sebagai imbalannya, AS juga akan mengakui kedaulatan Israel terhadap beberapa wilayah Tepi Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

2 jam lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

3 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

3 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal