Trump Sebut AS-Iran Segera Berdamai: Harga Minyak Turun Drastis, Tak Ada Bencana Nuklir!

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut kesepakatan damai sudah sangat dekat (Foto: AI)

WASHINGTON, iNews.id - Tanda-tanda perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin menguat. Presiden Donald Trump bahkan menyebut kesepakatan damai sudah sangat dekat.

Trump mengklaim dampak perdamaian AS-Iran akan langsung dirasakan secara global, mulai dari harga minyak turun drastis hingga hilangnya ancaman bencana nuklir. Jika perjanjian damai benar-benar tercapai dalam waktu dekat, dunia akan melihat perubahan signifikan. 

“Harga minyak akan turun drastis, harga barang dan jasa akan turun drastis, inflasi akan turun drastis, dan Anda tidak akan mengalami bencana nuklir,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (17/4/2026). 

Trump melanjutkan, Iran juga telah setuju untuk tidak membuat senjata nuklir.

"Mereka setuju untuk mengembalikan debu nuklir, berada jauh di bawah tanah akibat serangan yang kami lakukan dengan menggunakan pesawat pengebom B-2," ujarnya, merujuk pada serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada 11 Juni 2025.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Iran, namun Teheran beberapa kali menegaskan bahwa program pengayaan uraniumnya akan berlanjut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.188 per Dolar AS, Kembali Sentuh Level Terendah

Internasional
3 jam lalu

Dari Blokade Selat Hormuz hingga Ancaman Tutup Laut Merah, Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru

Internasional
5 jam lalu

Diam-Diam, AS-Hamas Berunding Langsung Bahas Masa Depan Perdamaian Gaza

Internasional
9 jam lalu

AS Akan Buru Kapal-Kapal Tanker Iran di Mana pun, Bukan Hanya Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal