Trump mengunggah hasil percakapan teleponnya dengan Putin di akun Truth Social, Rabu (4/6/2025). Posting-an itu sempat dihapus sekitar 1 jam kemudian, sebelum muncul kembali.
Kedua pemimpin membahas serangan drone kamikaze Ukraina ke pangkalan udara Rusia baru-baru ini.
Dalam posting-an di akun media sosial Truth Social, Trump menulis Putin sangat marah dan dengan sangat tegas Rusia akan membalas serangan terhadap pangkalan-pangkalannya di Siberia.
"Presiden Putin mengatakan, dengan sangat tegas, bahwa dia harus membalas serangan baru-baru ini terhadap pangkalan udara tersebut," kata Trump.
Menurut dia, percakapannya dengan Putin selama 1 jam lebih berjalan baik, namun tidak mengarah kepada perundingan damai Rusia-Ukraina secara langsung.
Percakapan kedua pemimpin tersebut merupakan yang pertama sejak Ukraina melancarkan serangan mendadak menggunakan 100 lebih drone untuk menyerang pangkalan udara Rusia pada 1 Juni lalu. Serangan itu disebut menghancurkan 41 pesawat militer Rusia termasuk banyak pengebom nuklir strategis.
Ukraina melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia, berjarak 4.300 km lebih dari perbatasan. Ini menjadikannya serangan terjauh yang pernah dilakukan Ukraina sejak konflik dengan Rusia pecah pada 2022.