Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran malah Siap Perang Lagi

Anton Suhartono
Donald Trump memperpanjang gencatan senjata, namun Iran justru bersiap melawan blokade AS (Foto: AP)

Ia menegaskan bahwa blokade laut yang masih dilakukan AS setara dengan tindakan agresi militer. Karena itu, Iran menganggap perlu adanya pembalasan.

“Melanjutkan blokade laut tidak berbeda dengan melancarkan serangan, dan respons militer diperlukan,” ujar Mohammadi.

Nada keras juga datang dari militer Iran. Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan angkatan bersenjata Iran berada dalam kesiapan tempur penuh.

Menurutnya, jika ada serangan atau tindakan lanjutan terhadap Iran, pihaknya siap meluncurkan serangan balasan ke target yang telah ditentukan.

“Angkatan bersenjata kami telah lama berada dalam kesiapan tempur 100 persen,” katanya.

Pernyataan-pernyataan tersebut menegaskan bahwa meskipun gencatan senjata diperpanjang oleh AS, situasi di lapangan masih sangat rapuh. Alih-alih mereda, ketegangan justru berpotensi meningkat karena Iran menunjukkan sinyal kuat untuk kembali ke jalur militer jika tekanan terus berlanjut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal