Trump Pangkas Dana Bantuan untuk Palestina Sebesar Rp2,8 Triliun

Nathania Riris Michico
Presiden Donald AS memotong bantuan yang ditujukan untuk orang-orang yang tinggal di Gaza dan Tepi Barat. (Foto: AFP)

Hubungan itu mencapai titik terendah setelah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017. Akibatnya, Palestina mengatakan AS tidak dapat melanjutkan peran mediasinya dalam proses perdamaian di wilayah itu.

Penghentian bantuan untuk Gaza dan Tepi Barat ini dilakukan AS sambil menunggu peninjauan ulang undang-undang yang mewajibkan AS memotong bantuan kepada Palestina, atau biasa disebut Taylor Force Act pada Juni.

Tindakan itu bertujuan memaksa Otoritas Palestina agar berhenti memberikan tunjangan kepada keluarga orang-orang yang dihukum karena melakukan tindakan terorisme terhadap Israel.

"Keputusan mengalihkan dana bantuan ekonomi Palestina kepada proyek yang lebih diprioritaskan dibuat berdasarkan hasil evaluasi," demikian pernyataan Kemlu AS.

Namun tidak disebutkan di mana bantuan ekonomi itu akan disalurkan nantinya.

Tindakan AS ini dipertanyakan oleh Otoritas Palestina, badan dunia, serta PBB. Mereka memperingatkan pemotongan bantuan ekonomi itu akan makin menyulitkan kehidupan warga Palestina wilayah Gaza maupun Tepi Barat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal