Trump Mainkan 2 Kartu Hadapi Iran, Buka Negosiasi tapi Opsi Serangan Tetap Berlaku

Anton Suhartono
Donald Trump memainkan strategi ganda terhadap Iran. Di satu sisi, membuka pintu negosiasi namun mempertahankan opsi serangan (Foto: Anadolu)

Sementara itu, Teheran merespons dengan peringatan keras. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan negaranya akan membalas setiap serangan AS dengan menghantam Israel serta pangkalan dan kapal perang Amerika di Timur Tengah.

Krisis Iran sendiri berakar dari masalah ekonomi. Demonstrasi bermula dari mogok pedagang di Pasar Besar Teheran akibat anjloknya nilai tukar rial. Gelombang protes kemudian meluas, membawa tuntutan biaya hidup hingga perlawanan terhadap rezim ulama yang telah berkuasa sejak Revolusi Islam 1979.

Pemadaman internet nasional yang masih berlangsung dinilai memperburuk situasi, memicu kemarahan publik sekaligus kekhawatiran dunia internasional.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan pemerintah siap mendengarkan aspirasi rakyat, namun menuduh “perusuh” dan “unsur teroris” yang didukung Israel dan AS memanfaatkan krisis ekonomi untuk menciptakan kekacauan.

Di Washington, Trump dijadwalkan bertemu para penasihat seniornya untuk membahas langkah lanjutan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal