Trump Larang Warga Palestina dan Suriah Masuk Amerika, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Donald Trump memperketat kebijakan imigrasi, melarang masuk warga dari enam negara, termasuk Palestina dan Suriah ke AS (Foto: AP)

Menurut Gedung Putih, lemahnya kendali PA atas Tepi Barat dan Jalur Gaza membuat verifikasi identitas dan latar belakang pelancong menjadi tidak memungkinkan.

“Beberapa kelompok teroris yang ditetapkan AS beroperasi aktif di Tepi Barat dan Jalur Gaza serta telah membunuh warga Amerika. Perang yang berlangsung juga mengganggu kemampuan pemeriksaan dan penyaringan,” bunyi pernyataan Gedung Putih.

Kebijakan ini muncul beberapa pekan setelah insiden penembakan terhadap dua personel Garda Nasional AS di Washington DC, yang menewaskan satu orang. Insiden tersebut menjadi dasar Trump memberlakukan apa yang disebutnya sebagai “jeda permanen” bagi warga dari negara-negara dunia ketiga.

Sementara itu, larangan masuk bagi warga Suriah dikaitkan dengan lemahnya otoritas pusat negara tersebut. Meski AS mulai melakukan pendekatan diplomatik, termasuk kunjungan Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa ke Gedung Putih pada November lalu, Washington menilai Suriah belum memiliki sistem penerbitan paspor dan dokumen sipil yang andal serta mekanisme pemeriksaan keamanan yang memadai.

Kritik juga mengarah pada dugaan standar ganda AS. Pasalnya, pemukim Israel di Tepi Barat yang berstatus ilegal disebut telah membunuh setidaknya dua warga AS keturunan Palestina sepanjang tahun ini, namun tidak masuk dalam pertimbangan larangan perjalanan.

Kebijakan terbaru Trump ini diprediksi akan memperpanjang polemik global, sekaligus mempertegas garis keras pemerintahannya terhadap isu imigrasi, keamanan, dan kawasan Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 menit lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

58 menit lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

1 jam lalu

Menteri PU soal Nama Istri-Anak di Surat Kunker AS: Cuma untuk Urus Visa

2 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal