Trump kepada Ukraina: Serahkan Wilayah ke Rusia atau Lanjut Perang?

Anton Suhartono
Donald Trump membuat gelisah Ukraina, yakni penyerahan wilayah kepada Rusia (Foto: AP)

“Ya, mereka bicara soal tanah yang berpindah tangan, berusaha membersihkan perbatasan, prosesnya rumit,” kata Trump.

Pernyataan ini memberi sinyal bahwa Washington, lewat pemerintahan Trump, siap mendorong formula damai yang mencakup kompromi teritorial, termasuk penerimaan fakta bahwa beberapa daerah Ukraina yang telah dikuasai Rusia, seperti Donbass yang meliuputi Luhansk dan Donetsk serta Krimea, kemungkinan besar tidak akan kembali ke Kiev.

Pesan Keras Trump: Pilih Nyawa atau Tanah

Dalam komentarnya, Trump menggambarkan dilema eksistensial yang harus dihadapi Ukraina, mempertahankan setiap jengkal wilayah dengan mempertaruhkan puluhan ribu nyawa, atau menerima kehilangan wilayah demi menghentikan perang.

“Apakah Anda ingin berperang dan kehilangan nyawa 50.000 sampai 60.000 orang lagi, atau Anda ingin bertindak sekarang?” ujarnya.

Trump menambahkan dalam beberapa kasus, perpindahan wilayah memang sudah terjadi secara de facto, dan negosiasi saat ini hanya berupaya merumuskan bentuk “penyelesaian” dari realitas tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal