Trump Jatuhkan Sanksi Pakar PBB Pembela Palestina Francesca Albanese

Anton Suhartono
Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk wilayah Palestina, dijatuhi sanksi oleh pemerintahan Donald Trump (Foto: AP)

"Tidak ada komentar tentang teknik intimidasi ala mafia," katanya kepada Al Jazeera, dikutip Kamis (10/7/2025).

"Sibuk mengingatkan negara-negara anggota tentang kewajiban mereka untuk menghentikan dan menghukum genosida. Dan mereka yang mendapatkan keuntungan darinya," katanya, lagi merujuk pada praktik pembantaian Israel di Gaza.

Sebelumnya dia mengecam pemerintah negara-negara Eropa karena mengizinkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan wilayah udara saat bepergian. Padahal Netanyahu sedang diburu oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

“Warga Italia, Prancis, dan Yunani berhak mengetahui bahwa setiap tindakan politik yang melanggar tatanan hukum (internasional), melemahkan dan membahayakan mereka. Dan kita semua,” tulis Albanese di media sosial.

Rubio mengutip desakan Albanese untuk menuntut pejabat Israel di ICC sebagai dasar hukum sanksi tersebut. Selain itu Rubio juga menuduh Albanese antisemit.

“Bias itu telah terlihat jelas sepanjang kariernya, termasuk merekomendasikan agar ICC, tanpa dasar yang sah, mengeluarkan surat perintah penangkapan yang menargetkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant,” kata Rubio.

Trump pada Februari lalu mengeluarkan instruksi presiden untuk menjatuhkan sanksi kepada para pejabat ICC yang terlibat dalam mengincar Israel. Teranyar, pada bulan lalu pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi kepada empat hakim ICC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal