Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

Aditya Pratama
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut meminta perubahan terhadap sejumlah ketentuan dalam proposal untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran. Hal tersebut diungkap sejumlah laporan media di AS, sementara kesepakatan final hingga kini masih belum tercapai.

Menurut laporan The New York Times, Trump meminta untuk memperketat syarat-syarat dalam kesepakatan tersebut. Menurut sejumlah pejabat yang mengetahui proses negosiasi, AS telah mengirim kembali kerangka kesepakatan yang telah direvisi untuk dipertimbangkan oleh Iran.

Laporan itu belum jelas menjelaskan perubahan apa saja yang dimasukkan ke dalam proposal terbaru tersebut. Namun, Axios melaporkan bahwa Trump ingin memperkuat sejumlah poin yang dianggap penting, termasuk terkait penanganan material nuklir milik Iran.

Seorang pejabat senior AS mengatakan, Trump telah diberi tahu bahwa Iran kemungkinan membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk memberikan tanggapan.

“Mereka benar-benar berada di dalam gua-gua dan tidak menggunakan email,” kata pejabat tersebut dilansir dari Al Jazeera, Minggu (31/5/2026).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, FIFA Terancam Digugat Gara-Gara Bendera Iran

57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

57 tahun lalu

Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran, Dapat Bantuan Intelijen dari AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal