Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Anton Suhartono
Donald Trump serta negara-negara Eropa berkomitmen menentang pencaplokan Tepi Barat oleh Israel (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump komitmen menentang pencaplokan Tepi Barat oleh Israel. Kabar mengenai aneksasi Tepi Barat mengemuka setelah pada Minggu (8/2/2026), Kabinet Keamanan mendesak penghapusan undang-undang (UU) yang melarang pemukim Yahudi membeli tanah warga.

Seorang sumber pejabat Gedung Putih mengatakan situasi Tepi Barat yang stabil justru menjaga keamanan Israel.

"Ini sejalan dengan tujuan pemerintahan ini (Israel) untuk mencapai perdamaian di kawasan,” kata pejabat tersebut, kepada Reuters, dikutip Selasa (10/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan sang pejabat seiring meningkatnya kritik global terhadap rencana Israel tersebut. Penolakan tak hanya datang dari delapan negara Muslim seperti Mesir, Yordania, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Turki, Pakistan, dan Indonesia, tapi juga negara Eropa termasuk Inggris, Jerman, dan Spanyol.

“Keputusan dan tindakan ilegal Israel bertujuan untuk memaksakan kedaulatan Israel yang melanggar hukum (terhadap wilayah Palestina)," demikian isi pernyataan bersama 8 negara Muslim, seperti dikutip dari Al Jazeera. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Kami Bisa Tembak Iran Lagi!

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal