Trump Bantah Laporan Jenderal Kepala Staf AS Tolak Perang Lawan Iran

Anton Suhartono
Donald Trump membantah laporan media massa bahwa Pentagon khawatir dengan operasi militer berkepanjangan terhadap Iran (Foto: AP)

Spekulasi mengenai potensi serangan Iran ke AS terus meningkat sejak beberapa hari terakhir.

Selain pengerahan militer dalam jumlah besar ke Timur Tengah, Departemen Luar Negeri (Deplu) AS juga memerintahkan evakuasi personel non-darurat di Kedutaan Besar AS di Beirut.

Seorang pejabat senior Deplu AS menjelaskan hasil penilaian terhadap lingkungan keamanan di kawasan menjadi alasan pemerintah mengurangi kehadiran misi diplomatik, yakni hanya mempertahankan level orang penting. Namun Kedubes AS tetap beroperasi.

Trump pada 20 Februari lalu mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran seraya memberi waktu bagi Teheran 15 hari untuk mencapai kesepakatan nuklir.

Para diplomat AS dan Iran berupaya menegosiasikan kesepakatan nuklir baru dalam beberapa pekan terakhir. Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, akan bertemu kembali dengan delegasi Iran yang dipimpin Menlu Abbas Araghchi di Jenewa, Swiss, pada Kamis pekan ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

9 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

15 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

16 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal