Studi tersebut difokuskan pada pencarian pada 6 September 2024 untuk kata kunci “Donald Trump presidential race 2024” atau pemilihan presiden Donald Trump 2024.
Dari hasil pencarian, tujuh artikel dari yang muncul berasal dari media yang condong ke kiri, seperti New York Times dan Politico. Setelah itu baru muncul situs web kampanye Trump.
Google membantah tuduhan ini. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan hasil pencarian mencerminkan konten yang terus berubah di web dan tidak dimanipulasi untuk menguntungkan kandidat mana pun.
Dia menjelaskan studi Media Research Center meneliti satu istilah pencarian pada satu hari tertentu. Saat survei dilakukan pencarian untuk kampanye Trump dan Harris memang tak berada di peringkat teratas.