Donald Trump Ragu Bakal Maju Lagi di Pilpres AS 2028 jika Kalah Tahun Ini

Ahmad Islamy Jamil
Mantan presiden AS yang juga calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump. (Foto: AP)

WASHINGTON DC, iNews.id - Mantan Presiden AS Donald Trump merasa ragu dirinya dapat mencalonkan diri lagi di Pilpres AS 2028 jika kalah dalam pemilihan tahun ini. Hal itu dia ungkapkan kepada jurnalis Sharyl Attkisson dalam wawancara di acara Full Measure, akhir pekan.

"Tidak, saya tidak yakin. Saya tidak melihat itu sama sekali. Saya pikir, mudah-mudahan, kita akan berhasil (di Pilpres 2024)," kata Trump kepada Attkisson, Minggu (22/9/2024), saat ditanya apakah dia berniat mencalonkan diri lagi di pemilu berikutnya jika tahun ini kalah.

Berbagai survei nasional AS menunjukkan, capres dari Partai Demokrat, Kamala Harris, mengungguli Trump selaku kandidat dari Partai Republik. Salah satu hasil jajak pendapat terbaru diungkap oleh ABC News, yang mengatakan Harris meraup 48 persen suara pemilih AS. Sementara Trump sebanyak 46 persen.

Sebelum Presiden petahana Joe Biden memutuskan untuk mengundurkan diri dari Pilpres 2024 pada Juli lalu, hasil survei secara konsisten menunjukkan Harris tertinggal dari Trump. Namun persaingan semakin ketat ketika Harris mulai berkampanye. Hasil survei pun terus menunjukkan perubahan setelah perempuan itu mendapatkan tiket pencapresan. Dia memperoleh keunggulan tipis atas Trump yang dipertahankannya sejak saat itu.

Meskipun jajak pendapat nasional bisa menjadi panduan yang berguna tentang seberapa populer seorang kandidat di seluruh AS, hasil survei tersebut belum tentu menjadi cara yang akurat untuk memprediksi hasil pemilu. Hal ini disebabkan AS menggunakan sistem electoral college (EC), di mana setiap negara bagian diberi jumlah suara yang kira-kira sesuai dengan jumlah populasinya. 

Ada sebanyak 538 suara electoral college yang diperebutkan. Karenanya, seorang capres harus memperoleh minimal 270 suara EC untuk menang.

Pilpres AS 2024 dijadwalkan berlangsung pada 5 November.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal