Israel membombardir Ibu Kota Beirut, Lebanon, pada Minggu pagi, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 lainnya meski gencatan senjata sedang berlangsung.
Trump lalu mengecam Israel terkait serangan itu dengan mengatakan seharusnya tidak terjadi. Dia menilai serangan Israel ke Lebanon akan mengganggu kesepakatan damai AS dengan Irani.
“Dia (Netanyahu) orang yang sangat sulit,” katanya.
“Jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena melakukan ini. Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama jam,” ujarnya, melanjutkan.
Dalam wawancara itu Trump juga mengatakan, keputusannya untuk menyerang Iran pada 28 Februari serta pemberlakuan blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan setelah Iran menutup Selat Hormuz menguntungkan AS.
Menurut Trump, kesepakatan yang dicapai dengan Iran pada akhirnya akan memastikan bahwa Selat Hormuz terbuka seperti sedia kala tanpa penerapan tarif tol.