Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan menyerang Iran lagi jika gagal mencapai kesepakatan nuklir (Foto: Pool via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran lagi jika gagal mencapai kesepakatan nuklir. AS dan Iran akan melanjutkan negosiasi program rudal dan nuklir selama 60 hari setelah meneken nota kesepahaman (MoU) damai pada Jumat (19/6/2026).

Dalam wawancara dengan surat kabar The New York Times (NYT), Trump mengatakan jika Iran tidak mau mencapai kesepakatan nuklir dengan AS, dia akan memerintahkan untuk memulai kembali serangan militer.

Trump juga menyebut AS sebagai "penjaga Timur Tengah" sebagai imbalan atas 20 persen dari pendapatan di kawasan tersebut.

Lebih lanjut Trump membanggakan tercapainya kesepakatan damai awal melalui nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani pada 19 Juni. Namun MoU tak memasukkan beberapa poin krusial seperti program nuklir Iran sehingga akan dibahas kemudian.

Kesepakatan itu, kata trump, dicapai meski ada keberatan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal