Trump Ancam Rebut Terusan Panama, Ini Tanggapan Keras Presiden Mulino

Anton Suhartono
Jose Raul Mulino menyampaikan komentar keras terkait ancaman Donald Trump yang akan merebut kembali Terusan Panama (Foto: AP)

Lebih lanjut Mulino menegaskan berupaya menjaga dan memelihara hubungan baik dan saling menghormati dengan pemerintahan baru AS yang akan berkuasa mulai 20 Januari 2025. Namun jika menyangkut terusan dan kedaulatan, seluruh rakyat akan bersatu di bawah satu bendera, Panama.

Trump pada Minggu kemarin mengancam akan merebut kembali kendali Terusan Panama dengan alasan mahalnya ongkos untuk melewatinya. 

Presiden AS terpilih yang juga pengusaha itu menegaskan Terusan Panama sangat penting bagi perdagangan negaranya serta pengerahan pasukan Angkatan Laut AS dari Samudera Atlantik ke Pasifik, demikian sebaliknya. 

AS merupakan pengguna terbesar Terusan Panama, yakni lebih dari 72 persen dari total pengguna jalur strategis tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
45 menit lalu

Pakistan, Turki Berusaha Cegah Perang Lanjutan Iran Vs Israel-AS: Pintu Belum Tertutup!

Internasional
2 jam lalu

Nah! Kapal Induk AS Terpaksa Berlayar Memutar Jauh Lewat Afsel Hindari Bentrok dengan Iran

Buletin
2 jam lalu

AS Siapkan Serangan Besar ke Iran, Blokade Selat Hormuz Picu Krisis Global

Internasional
3 jam lalu

Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal