Trump Ancam Rebut Terusan Panama, Ini Tanggapan Keras Presiden Mulino

Anton Suhartono
Jose Raul Mulino menyampaikan komentar keras terkait ancaman Donald Trump yang akan merebut kembali Terusan Panama (Foto: AP)

MEXICO CITY, iNews.id - Presiden Panama Jose Raul Mulino mengomentari ancaman Donald Trump yang akan merebut kembali Terusan Panama, kanal penting bagi pelayaran yang menghubungkan Samudera Atlantik dan Pasifik.

Trump mengkritik Panama karena memberlakukan ongkos atau tarif sangat mahal bagi setiap kapal yang melintas, termasuk dari Amerika Serikat (AS).

Mulino menegaskan, Terusan Panama sepenuhnya milik negaranya berdasarkan perjanjian tahun 1977. Selain itu, tegas dia, kedaulatan negara tidak bisa dikompromikan.

"Setiap meter persegi Terusan Panama dan daerah sekitarnya adalah milik Panama dan akan terus menjadi milik Panama. Kedaulatan dan kemerdekaan negara kami tidak dapat dinegosiasikan," kata Mulino, dalam pernyataan, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (23/12/2024).

Dia menjelaskan Perjanjian Torrijos-Carter 1977 menyepakati pembubaran bekas Zona Terusan, mengakui kedaulatan Panama, serta pengalihan penuh terusan tersebut ke pangkuan Panama yang prosesnya rampung pada 31 Desember 1999.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal