Trump Ancam Rebut Kanada: Jangan Lupa, Kami Melindungi Anda!

Anton Suhartono
Donald Trump mengulangi ancamannya kepada Kanada yakni akan mengenakan tarif masuk 25 persen, bahkan merebut negara itu (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam Kanada akan mengenakan tarif masuk 25 persen terhadap produk-produknya. Trump mengklaim ancaman itu untuk memerangi imigran ilegal serta narkoba.

Saat ditanya oleh wartawan soal guyonannya akan merebut Kanada, Trump mengatakan selama ini AS memberikan layanan keamanan kepada negara tengganya itu. Oleh karena itu ada alasan yang pantas jika suatu saat Kanada menjadi salah satu negara bagian AS.

"Jangan lupa, pada dasarnya kita melindungi Kanada. Namun justru inilah masalahnya dengan Kanada. Ada banyak teman di sana, saya mencintai mereka. Mereka hebat, Tapi kita menghabiskan ratusan miliar dolar setahun untuk melindunginya. Kita menghabiskan ratusan miliar setahun untuk mengurus Kanada. Kita mengalami defisit perdagangan," ujarnya, dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/1/2025).

Trump melanjutkan, AS akan mengenakan tarif sangat serius untuk Kanada dan Meksiko. 

"Mereka (narkoba) juga datang melalui Kanada dan obat-obatan yang datang jumlahnya sangat banyak, sangat banyak," kata Trump.

Trump pada November lalu mengatakan, begitu menjabat sebagai presiden AS pada 20 Januari 2025, akan langsung mengenakan tarif sebesar 25 persen terhadap barang-barang dari Kanada dan Meksiko. Dia menyoroti masalah yang belum terselesaikan yakni terkait imigran ilegal dan perdagangan narkoba.

Saat itu Trump berkelakar kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, jika negaranya tak ingin dikenakan tarif, sebaiknya bergabung menjadi negara bagian ke-51 AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

57 tahun lalu

Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon

57 tahun lalu

Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal