Trump Akan Seret AS Keluar dari Perjanjian Senjata Nuklir dengan Rusia

Nathania Riris Michico
Presiden Donald Trump. (Foto: AFP)

Rusia berulang kali menegaskan akan terus mematuhi INF secara ketat selama AS juga melakukannya.

Namun, pada Oktober 2017, Presiden Vladimir Putin menyatakan setiap penarikan dari AS akan membuahkan respons langsung dari Rusia seperti layaknya cermin.

Sebelum konfirmasi Trump tersebut muncul, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton membocorkan rencana AS hengkang dari INF. Perjanjian itu diteken AS dan Rusia (saat itu bernama Soviet) pada 1987.

"Bolton, yang melakukan perjalanan ke Moskow pada 20 Oktober, akan memberikan pesan itu kepada Putin secara langsung," demikian laporan New York Times, mengutip bocoran agenda kunjungan Bolton.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal