“Dia hampir kehilangan nyawanya. Dia harus menggunakan alat bantu pernapasan,” kata Messina.
“Jari-jarinya menghitam, kakinya menghitam, dan bibir bawahnya juga hitam. Dia menderita sepsis total, dan gagal ginjal,” ucapnya.
Menurut Messina, Barajas tertular Vibrio vulnificus, bakteri yang berpotensi mematikan dan biasa ditemukan dalam makanan laut mentah dan air laut.
Belajar dari kasus Barajas, masyarakat perlu menyadari akan pentingnya mempersiapkan dan menangani makanan laut dengan benar untuk menghindari risiko kesehatan yang parah seperti yang dialami ibu berusia kepala empat itu.
Pakar penyakit menular dari University of California di San Francisco (UCSF), Dr Natasha Spottiswoode mengatakan, Vibrio vulnificus dapat menginfeksi seseorang lewat makanan yang sudah terkontaminasi. Selain itu, bakteri tersebut juga dapat masuk ke tubuh lewat luka yang terkena air tempat Vibrio vulnificus hidup.