Tragis, Bayi Berusia 17 Hari di Gaza Meninggal akibat Gempuran Israel

Muhammad Fida Ul Haq
Bayi 17 hari di Gaza meninggal akibat serangan Israel (Foto: Reuters)

Keluarga Zoarab adalah salah satu dari sedikit warga Palestina di Gaza yang tetap tinggal di rumah mereka sendiri. Serangan Israel telah menggusur sekitar 1,9 juta orang, lebih dari 80 persen dari populasi wilayah tersebut.

Namun, Zoarab tetap tinggal di gedung apartemennya yang berlantai tiga. Dua putra Suzan memiliki apartemen di lantai yang lebih tinggi, tetapi keluarga besar itu berkumpul di lantai dasar, percaya bahwa itu akan lebih aman. 

Ketika serangan itu terjadi, 13 anggota keluarga Zoarab, termasuk seorang jurnalis, Adel, serta orang yang mengungsi sedang berlindung di sana.

"Kami menemukan seluruh rumah runtuh di atas kami," kata Suzan. Pekerja penyelamat menarik mereka dan korban lainnya, yang hidup dan mati, dari reruntuhan.

Israel mengatakan bahwa mereka menyerang target Hamas di seluruh Gaza dan menyalahkan para militan atas kematian warga sipil karena mereka beroperasi di daerah perumahan. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
12 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
13 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
14 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal