Tradisi Pemakaman Famadihana, Ritual Menari Bersama Mayat di Madagaskar

Komaruddin Bagja
Tradisi Pemakaman Famadihana (Foto: The Crowded Planet)

Seperti ritual adat lainnya, kehadiran semua anggota keluarga diiringi oleh bawaan yang melimpah, seperti daging, sup, permen, minuman, dan lain sebagainya.

Dapat dipastikan bahwa hampir seluruh anggota keluarga akan merasa gembira, terutama ketika melakukan pengangkatan tulang belulang.

Setelah jasad terurai, mereka percaya bahwa roh orang yang meninggal akan bergabung dengan para leluhurnya. Seremoni penyatuan ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terlaksana.

Bagi para wisatawan yang pernah menyaksikan ritual menari bersama orang meninggal ini, mereka mendapatkan pengalaman yang dipenuhi dengan sukacita dan musik yang meriah.

Namun, jujur saja, menyaksikan prosesi sakral ini tetaplah menimbulkan rasa ngeri karena menari bersama orang yang telah meninggal pasti akan membuat bulu kuduk merinding dan menimbulkan ketakutan.

Editor : Komaruddin Bagja
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal