Tradisi Pemakaman Famadihana, Ritual Menari Bersama Mayat di Madagaskar

Komaruddin Bagja
Tradisi Pemakaman Famadihana (Foto: The Crowded Planet)

JAKARTA, iNews.id- Pernahkah kamu mendengar Tradisi PemakamanFamadihana?  Ritual Famadihana, juga dikenal sebagai 'Memutar Tulang', biasanya dilakukan setiap 5 atau 7 tahun sekali. 

Tahapannya dimulai dengan penggalian kuburan, pengeluaran jasad leluhur, dan pembungkusannya kembali dengan kain kafan baru yang diikat dengan tali.

Ritual ini dilakukan oleh Suku Malagasi di Hauts Plateaux, Madagaskar. Setelah semuanya siap, di depan anggota keluarga yang menyaksikannya, tulang belulang leluhur disambut dengan sorak-sorai.

Kemudian, pesta dimulai, diiringi oleh musik yang menghentak. Saat melaksanakan atraksi ini, mereka terkadang mengangkat jasad leluhur sebagai bagian dari tarian mereka.

Ritual ini terbuka bagi siapa saja yang ingin hadir, tidak terbatas pada keluarga saja. Namun, biasanya ritual ini secara khusus diperuntukkan untuk sanak saudara. 

Editor : Komaruddin Bagja
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal