Tolak Rencana Trump, PM Greenland: Kami Tidak untuk Dijual

Anton Suhartono
Donald Trump kembali menyampaikan keinginannya untuk merebut Greenland (Foto: AP)

"Kami sangat mendukung hak Anda untuk menentukan masa depan sendiri dan jika Anda memilih, kami menerima Anda di Amerika Serikat," ujarnya.

Greenland, pulau terbesar di dunia, menjadi wilayah otonomi Denmark sejak 1979. Terletak di antara Samudera Arktik dan Atlantik, pulau ini kaya akan mineral serta berada di lokasi yang strategis. 

Namun Denmark menolak usulan untuk menjual wilayah tersebut. Penolakan juga disampaikan warga Greenland. Survei yang dilakukan pada Januari lalu menunjukkan, 85 persen penduduk Greenland menentang bergabung dengan AS.

PM Greenland Tolak Rencana Trump

Merespons pernyataan terbaru Trump, Perdana Menteri Greenland Mute Egede dengan lantang menolak rencana tersebut.  Dalam postingan di Facebook, Rabu (5/3/2025), dia menegaskan warga Greenland tidak punya keinginan untuk bergabung dengan AS.

“Kami adalah Kalaallit (warga Greenland). Orang Amerika dan pemimpin mereka harus memahami hal itu. Kami tidak untuk dijual dan tidak bisa diambil begitu saja, karena masa depan kami ditentukan oleh kami sendiri di Greenland,” katanya.

Egeden juga menegaskan, Denmark selaku pemilik sah Greenland memiliki sikap yang sama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
13 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
15 jam lalu

Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil

Internasional
16 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal