Tiba di Arab Saudi, Jemaah Umrah Indonesia Harus Jalani Karantina

Arif Budiwinarto
Jemaah umrah asal Indonesia berfoto bersama sebelum terbang ke Arab Saudi dari Bandara Soekarno-Hatta. Arab Saudi membuka kembali umrah terbatas di tengah pandemi Covid-19 sejak 1 November kemarin. (foto: Antara)

Sebelum bertolak dari negara masing-masing, para jemaah diharuskan memenuhi persyaratan salah satunya adalah pemeriksaan medis Covid-19. Sesampainya di Arab Saudi, para jemaah diharuskan menjalani prosedur baru di tengah pandemi.

"Protokol kesehatan yang disyaratkan antara lain jemaah berumur 18-50 tahun, hasil tes PCR negatif yang berlaku tak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi, wajib kenakan masker, menjaga jarak, dan karantina 3 hari sewaktu kedatangan," lanjut isi pernyataan.

Guna memastikan agar ibadah umrah jemaah asal Indonesia dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah akan terus memantau kegiatan ibadah umrah yang berlangsug bekerja sama dengan instansi terkait di Indonesia dan Arab Saudi.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Cegah Hantavirus Jelang Haji, Arab Saudi Perketat Pemeriksaan di Perbatasan

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir! Kemungkinan Hantavirus Masuk Saudi Sangat Rendah

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Jemaah Haji RI Wafat di Tanah Suci Bertambah 4, Total Jadi 16 Orang

Haji dan Umrah
2 hari lalu

Update Haji 2026: 12 Jemaah Wafat, Mayoritas karena Jantung dan Paru-Paru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal