Thailand Blak-blakan Kecewa kepada Trump, Kenapa?

Anton Suhartono
Thailand mengungkapkan kekecewaan terhadap Presiden AS Donald Trump terkait konflik dengan Kamboja (Foto: The Nation)

Sebaliknya, Thailand tidak pernah menghalangi pemulangan warga Kamboja yang tinggal di negaranya. Sementara itu Kamboja berulang kali menunda pembukaan kembali penyeberangan perbatasan.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana PM Kamboja, Hun Manet, melakukan pembicaraan terpisah di telepon dengan Trump pada Jumat.

Setelah itu Trump mengunggah pesan di media sosial Truth Social bahwa kedua pemimpin telah menyetujui gencatan senjata.

Anutin kemudian mengunggah pesan di media sosial keesokan harinya, Thailand akan melanjutkan operasi militer sampai ancaman terhadap wilayah dan rakyat Thailand dihapuskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

6 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

16 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

19 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal