Selain itu Sangkhom juga mengaku dilarang mengizinkan pejabat dari badan PBB yang menangani pengungsi, UNHCR, serta LSM dan organisasi internasional lain untuk berkomunikasi langsung dengan pengungsi Myanmar.
"Ini sama sekali dilarang," tuturnya.
Hal senada disampaikan Mark Farmaner, kepala kampanye Burma di Inggris, yang mengatakan ribuan orang dipaksa kembali ke kamp pengungsian Ee Thu Hta di wlayah Myanmar.