Tewaskan 14 Orang, Prancis Bantah Serang Pangkalan Militer Suriah

Anton Suhartono
Pasukan Suriah menyerang Douma, penggunaan senjata kimia dilakukan saat penyerangan (Foto: AFP)

AS menuding rezim Bashar Al Assad yang didukung oleh Rusia dan Iran berada di balik serangan tersebut.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan AS membantah sebagai pelaku serangan. Juru bicara Pentagon mengatakan, tidak ada misi serangan udara AS di Suriah.

"Untuk saat ini, Kementerian Pertahanan tak melakukan serangan udara di Suriah," kata juru bicara Pentagon.

Namun, AS akan memantau terus perkembangan situasi dan mendukung langkah-langkah diplomatik untuk menangkap pihak yang menggunakan senjata kimia di Suriah pada akhir pekan lalu untuk bertanggung jawab.

Trump mengungkapkan kemarahannya atas penggunaan senjata kimia untuk membunuh warga sipil. Dalam cuitannya, Trump mengatakan, "Banyak yang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak, dalam serangan (senjata) kimia tak beralasan di Suriah."

"Presiden Putin, Rusia, dan Iran bertanggung jawab mendukung Binatang Assad. Harga mahal untuk dibayar."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
15 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Internasional
19 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Internasional
19 hari lalu

Timur Tengah Memanas, Prancis Kirim Kapal Perang Lindungi Negara Arab hingga Siprus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal