LONDON, iNews.id - Alasan di balik penundaan serangan ke Iran yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (18/5/2026) terungkap. Trump menunda serangan terbaru AS terhadap Iran, sedianya dilakukan pada Selasa (19/5/2026), atas permintaan negara-negara Teluk, terkait masuknya musim haji di Arab Saudi.
Dua pejabat senior negara Teluk mengatakan kepada Middle East Eye, Trump diberitahu oleh para pejabatnya, menyerang Iran selama musim haji hanya akan memicu krisis di negara-negara kawasan. Ini akan menyebabkan ratusan ribu, bahkan jutaan, jemaah haji telantar.
Sumber-sumber tersebut juga mengatakan, tindakan AS menyerang Iran pada saat seperti ini bakal semakin merusak reputasi Washington di dunia Muslim.
Seorang sumber pejabat senior AS, yang mengetahui diskusi tersebut, mengonfirmasi adanya percakapan Trump dengan para ajudannya soal isu ini.
Mereka mengatakan, Trump diperingatkan oleh para pejabatnya bahwa melanjutkan perang terhadap Iran bisa menghancurkan reputasi pemerintahannya.