Terungkap, Terduga Penembak Trump Rekrut Mantan Tentara Afghanistan untuk Perang di Ukraina

Anton Suhartono
Ryan Wesley Routh (58), terduga penembak Donald Trump peenah merekrut mantan tentara Afghanistan untuk berperang melawan Rusia di Ukraina (Foto: X/Collinrugg)

"Kita mungkin dapat membeli beberapa paspor melalui Pakistan, karena negara itu sangat korup," ujarnya, dalam wawancara.

Tidak jelas apakah Routh menindaklanjuti rencana itu, namun seorang mantan tentara Afghanistan mengatakan dia telah dihubungi dan tertarik untuk bertempur demi bisa meninggalkan Iran.

Routh pernah ditangkap pada 2002 di Greensboro setelah membarikade diri di dalam sebuah atap bangunan sambil membawa senjata otomatis penuh. Dia didakwa dengan kepemilikan senjata pemusnah massal. Tidak jelas bagaimana kelanjutan kasus itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal