Teror New York, Donald Trump Sebut Pelaku Orang Sakit & Gila

Raras Mita Pangesti
Korban serangan teror di New York mendapat perawatan oleh petugas medis di lokasi (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump langsung berkomentar terkait teror di Manhattan, New York, yang menewaskan delapan orang dan melukai puluhan lainnya. Melalui kicauan di Twitter, ia mengecam keras serangan berdarah itu.

"Di Kota New York, sepertinya ini adalah sebuah serangan yang dilakukan oleh orang yang sangat sakit dan gila. Hukum akan ditegakkan dalam kasus ini," cuitnya.



Masih dalam cuitan yang sama, Trump menyesalkan peristiwa ini terjadi di negaranya, "NOT IN THE U.S.A.!".

Ia pun menambahkan AS tidak bleh kecolongan dengan kemasukan para simptisan ISIS. Apalagi, AS merasa sudah mengalahkannya dalam perang di Timur Tengah.

"Kita tidak boleh membiarkan ISIS kembali, atau masuk, ke negara ini, setelah kita mengalahkan mereka di Timur Tengah dan wilayah lain. Cukup!".

Selain itu, Trump juga mengucapkan belasungkawa kepada para keluarga korban teror New York. Ia segera bekerja sama dengan pihak keamanan wilayah setempat dan melakukan pemeriksaan ketat.

Seperti diberitakan, serangan teror dilakukan pelaku yang diketahui bernama Sayfullo Saipov dengan menggunakan kendaraan pikap truk. Ia melajukan kendaraannya menerobos jalur pesepeda dan pejalan kaki. Selain korban tewas, puluhan lainnya mengalami luka, di mana 11 di antaranya dalam kondisi serius.

Kepolisian New York memastikan bahwa Saipov beraksi seorang diri. Tak ditemukan tanda-tanda bahwa pelaku berhubungan dengan orang lain dalam merencanakan dan melakukan teror ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
16 jam lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Digelar Tertutup

Internasional
16 jam lalu

Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Internasional
18 jam lalu

Trump Tak Setuju Iran Lanjutkan Pengayaan Uranium: Akan Kita Tangani!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal