Ternyata, Makin Banyak Mahasiswa yang Jadi Gelandangan di Amerika

Nathania Riris Michico
Jumlah orang yang tak mampu membeli rumah meningkat karena berbagai faktor. (FOTO: GETTY IMAGES)

Perubahan ekonomi secara besar-besaran seperti tutupnya pabrik dan semakin besarnya pekerjaan borongan (outsourcing) serta kerja berdasar jam lewat aplikasi (gig economy) menyebabkan para orangtua tak mampu lagi membayar sewa rumah.

Selain itu, ada juga krisis obat penenang di mana hampir dua juta orang di AS, kecanduan obat penenang yang diresepkan dokter, yang juga menyebabkan keluarga terpecah dan pindahnya anak-anak dari rumah mereka.

Sejumlah besar gelandangan berusia pelajar ini adalah LGBT, menurut Williams Institute di University of California.

Hampir tujuh dari 10 orang menyatakan penolakan dari keluarga menjadi penyebab utama mereka meggelandang. Sebagian lagi menyatakan kekerasan yang dilakukan anggota keluarga menjadi pendorong mereka lari dari rumah.

Banyak ahli megatakan, pemecahan masalah ini adalah menyediakan perumahan dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, perlu juga menyediakan dukungan terhadap keluarga yang terkena dampak trauma atau ketergantungan obat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal