Tepis Putrinya Maju Capres, Duterte Sebut Presiden Bukan Pekerjaan untuk Perempuan

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - PresidenFilipinaRodrigo Duterte kembali membuat pernyataan kontroversial. Dia mengatakan presiden bukan pekerjaan untuk perempuan karena punya perbedaan emosional dengan laki-laki.

Pernyataan itu sebenarnya disampaikan untuk menepis spekulasi bahwa putrinya dipersiapkan untuk menggantikannya pada pemilu 2022.

"Putri saya tidak ikut pemilu. Saya sudah beri tahu Inday untuk tidak mencalonkan, karena saya kasihan dan sadar bahwa dia harus melalui apa yang saya alami," kata Duterte, kepada wartawan, merujuk pada nama panggilan putrinya, dikutip dari Reuters, Jumat (15/1/2020).

"(Jabatan presiden) Ini bukan untuk perempuan. Tahukah Anda, tatanan emosional seorang perempuan dan laki-laki sama sekali berbeda," ujarnya, melanjutkan.

Mengomentari pernyataan Duterte, aktivis perempuan Cristina Palabay mengatakan, kaum hawa sama cakapnya dengan laki-laki dalam pekerjaan apa pun. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Pemerintah: Kampanyekan Indonesia Chaos di Medsos

57 tahun lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

57 tahun lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal