Tentara Prancis Bunuh Komandan Tertinggi Al Qaeda di Mali

Nathania Riris Michico
Tentara Prancis saat perayaan menandai peringatan kemerdekaan Mali yang ke-58 di Bamako pada 22 September 2018. (Foto: Michele Cattani/AFP)

BAMAKO, iNews.id - Angkatan bersenjata Prancis membunuh seorang pemimpin jihadis terkemuka dalam serangan udara dan darat di Mali. Pembunhan itu mengakhiri perburuan selama bertahun-tahun terhadap seorang pria yang dituduh sebagai otak penculikan orang Barat di wilayah Sahel.

Djamel Okacha, pria Aljazair yang menjadi komandan di Al Qaeda di Islamic Maghreb (AQIM), dikenal sebagai veteran jihadis yang juga dikenal sebagai Yahya Abou El Hamame.

Dia tewas pada Kamis lalu setelah pasukan komando Prancis, helikopter, dan sebuah drone menyerang kendaraannya saat dia bepergian di utara Timbuktu.

"Djamel Okacha adalah dalang dan pemasok uang dari beberapa serangan," demikian pernyataan kementerian pertahanan Prancis, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (23/2/2019).

Para pejabat AS menuduhnya menculik sejumlah orang Barat di Afrika Utara dan Barat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal