Tegas! Spanyol Desak Komisi Eropa Hentikan Kerja Sama Ekonomi dengan Israel

Anton Suhartono
Pedro Sanchez mendesak Komisi Eropa untuk menghentikan perjanjian perdagangan bebas dengan Israel (Foto: AP)

MADRID, iNews.id - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mendesak Komisi Eropa untuk menghentikan perjanjian perdagangan bebas dengan Israel terkait serangan di Jalur Gaza dan Lebanon. Selain Spanyol, desakan untuk "menghukum" Israel itu juga diajukan oleh Irlandia.

Sanchez meminta Komisi Eropa untuk segera merespons tuntutan negaranya dan Irlandia yang sudah lama diajukan.

"Saya yakin, Komisi Eropa, pemerintahan seluruh Eropa, perlu sesekali dan untuk selamanya, menanggapi permintaan dua negara Eropa, Spanyol dan Irlandia, yang diajukan 9 bulan lalu, serta menghentikan perjanjian kerja sama dengan pemerintah Israel," kata Sanchez, dalam pidatonya di forum World in Progress di Barcelona, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (14/10/2024).

Selain itu Sanchez juga mendesak Komisi Eropa untuk mengikuti langkah negaranya yakni menghentikan pasokan senjata ke Israel.

"Tidak akan ada perang tanpa senjata," ujarnya, menegaskan.

Dia lalu mengajak negara-negara Uni Eropa lain untuk mulai bertindak guna mengakhiri konflik di Timur Tengah yang akan terus melebar.

"Sudah saatnya bagi masyarakat internasional untuk bangun, dan sudah saatnya bagi kita untuk bertindak tegas," ujarnya, seraya menegaskan kawasan harus diselamatkan dari ambisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang ingin memaksakan tatanan kawasan baru di bawah kendali Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
8 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
11 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
14 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal