Tegas! Mantan Kepala Staf IDF Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Anton Suhartono
Mantan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Moshe Yaalon menyebut praktik pengusiran warga Palestina dari Gaza merupakan kejahatan perang. (Foto: Anadolu)

Dia juga mengecam pemerintahan Netanyahu yang menelantarkan sandera Israel di Gaza. Pemerintah dianggap tak serius untuk memulangkan para sandera, bahkan cenderung membiarkan mereka mati sia-sia.

"Membuarkan para sandera pada nasib masing-masing adalah kejahatan moral. Meskipun mungkin tidak termasuk dalam definisi hukum kejahatan perang, tidak seorang pun pernah membayangkan suatu pemerintahan meninggalkan warga dan tentaranya sendiri hanya agar bisa terus berkuasa," katanya, merujuk pada ambisi Netanyahu yang menjadikan perang di Gaza sebagai kepentingan politiknya.

Dia lalu menyindir para pemimpin badan-badan keamanan Israel yang menurut saja apa perintah Netanyahu.

"Kalian dibesarkan dan dilatih untuk memperlakukan para pemimpin politik terpilih dengan hormat dan sopan, tapi tidak juga mematuhi perintah yang jelas-jelas melanggar hukum ditandai dengan bendera hitam," katanya.

Sejak beberapa bulan terakhir, Yaalon mengeluarkan pernyataan yang mengecam tindakan Israel di Gaza dengan menyebutnya sebagai kejahatan perang. Pernyataannya itu, menuai kritik tajam dari sayap kanan Israel.

Pasukan Israel telah membunuh lebih dari 59.100 warga Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga Rabu (23/7/2025), sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
9 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
12 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
15 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal