Tegas, Malaysia Tolak Kehadiran Pemimpin Kudeta Myanmar di KTT ASEAN

Antara
Pemimpin kudeta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters)

Pengecualian Min Aung Hlaing, meskipun tidak secara resmi diakui sebagai pemimpin ASEAN, akan menjadi langkah besar bagi organisasi antarbangsa regional itu yang memiliki kebijakan tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain. Selama ini, ASEAN telah lama lebih mengedepankan dialog daripada tindakan hukuman.

Dalam pertemuan para pemimpin ASEAN yang diselenggarakan April lalu, Min Aung Hlaing ikut menyetujui implementasi Konsensus Lima Poin. Isi konsensus itu ditujukan untuk membantu Myanmar keluar dari kekacauan yang mematikan sejak militer menggulingkan pemerintah pimpinan Aung San Suu Kyi.

Komitmen tersebut mencakup di antaranya dialog dengan semua pihak, akses kemanusiaan, dan penghentian semua tindakan kekerasan.

Beberapa anggota ASEAN telah menyatakan kekesalannya dengan kegagalan junta untuk mengikuti rencana tersebut. Malaysia, Indonesia, dan Singapura telah memberikan tanda-tanda untuk mengecualikan pemimpin junta dalam KTT ASEAN.

Saifuddin mengatakan, tanpa konsensus dari semua anggota, tidak ada protokol untuk mengecualikan anggota ASEAN.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

3 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

4 hari lalu

Tegas! PM Anwar Ibrahim Akan Usir Semua Warga Israel yang Masuk Malaysia

9 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal