Pada Jumat lalu, Komite Investigasi Rusia membuka penyelidikan kriminal atas eksekusi tawanan perang Rusia oleh militer Ukraina tersebut. Komite mengatakan, penyelidik militer Rusia juga mengambil langkah-langkah untuk mengidentifikasi orang-orang yang merekam eksekusi tersebut.
Juru Bicara PBB, Farhan Haq mengatakan, PBB menyerukan penyelidikan penuh atas semua pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilaporkan. Dalam konteks ini pembunuhan lebih dari 10 tawanan perang Rusia oleh pihak Ukraina juga termasuk dalam kategori pelanggaran HAM itu.
Rusia telah mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tentang masalah perlakuan tidak manusiawi terhadap tawanan perang Rusia oleh Ukraina. Moskow pun meminta para pejabat tinggi untuk mengedarkannya sebagai dokumen resmi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.