Taliban Tuding Pakistan Izinkan Drone AS Gunakan Wilayah Udara untuk Masuki Afghanistan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penampakan salah satu drone AS yang pernah digunakan dalam operasi di Afghanistan. (Foto: Reuters)

Sementara Menteri Luar Negeri Pakistan, Bilawal Bhutto-Zardari mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan pascaserangan udara oleh AS dan diberi tahu bahwa wilayah udara Pakistan tidak digunakan dalam serangan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya akan memeriksa lagi menyusul protes dari Kabul kemarin

Kementerian Luar Negeri Pakistan juga merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mereka merasakan keprihatinan yang mendalam atas komentar Yaqoob.

“Dengan tidak adanya bukti, seperti yang diakui oleh menteri Afghanistan itu sendiri, tuduhan seperti itu sangat disesalkan dan bertentangan dengan norma perilaku diplomatik yang bertanggung jawab,” demikian bunyi pernyataan itu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menuding Taliban melanggar perjanjian 2020 tentang penarikan pasukan pimpinan AS dari Afghanistan, yakni dengan menampung dan melindungi Zawahiri.

Sementara Taliban mengatakan masih menyelidiki serangan udara oleh AS pada Juli lalu. Sampai hari ini, kelompok berkuasa Afghanistan itu memastikan belum menemukan mayat sang pemimpin al-Qaeda.

Afghanistan saat ini sedang mengalami krisis ekonomi akut. Negeri itu juga sangat bergantung pada aktivitas perdagangan dengan tetangganya, Pakistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal