Taliban Jadikan 15 Februari, Tanggal Hengkangnya Soviet dari Afghanistan Hari Libur Nasional

Anton Suhartono
Taliban jadikan 15 Februari, waktu penarikan semua pasukan Uni Soviet, sebagai hari libur nasional (Foto: Reuters)

Presiden AS Joe Biden pada Jumat lalu mengeluarkan Perintah Eksekutif atau Instruksi Presiden (Inpres) untuk mencairkan dana itu, namun setengahnya yakni Rp50 triliun tetap ditahan di AS untuk membiayai proses pengadilan tuntutan para korban 9/11 serta sebagai biaya kompensasi.

Ribuan orang berunjuk rasa di kota-kota Afghanistan saat hari libur nasional pada Selasa untuk memprotes keputusan Biden itu.

"Jika ada orang yang menginginkan kompensasi, itu seharusnya orang Afghanistan. Dua gedung mereka dihancurkan, tapi semua distrik dan negara kami telah dihancurkan," kata Mir Afghan Safi, ketua asosiasi pedagang valas Afghanistan, dikutip dari AFP, Rabu (16/2/2022).

Taliban juga mengecam penarikan dana oleh AS tersebut dengan menyebutnya sebagai pencurian.

Bahkan Taliban memperingatkan akan mempertimbangkan kembali kebijakan terhadap AS kecuali mau membatalkan keputusan itu dan mencairkan semua aset yang disita.

"Serangan 9/11 tidak ada hubungannya dengan Afghanistan," kata wakil juru bicara Taliban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!

57 tahun lalu

Kapten Timnas Iran Curhat soal Piala Dunia di Tengah Perang dengan AS, Jadi Penuh Ketegangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal