Soal aturan berpakaian, lanjut dia, sebenarnya yang diterapkan Afghanistan hanya berbeda sedikit dengan negara lain. Mantan atlef gulat profesional itu mencontohkan sepak bola dan Muay Thai di mana atlet laki-laki hanya perlu mengenakan celana lebih panjang sedikit sampai menutupi dengkul.
"Itu tidak banyak berubah," ujarnya.
Soal keikutsertaan perempuan, Rustamzai tak bisa banyak berkomentar karena masih menunggu keputusan dari pimpinan tertinggi Taliban.
Namun seorang penasihatnya mengatakan, berolahraga bagi perempuan sepertinya bisa dilakukan asal tempatnya dipisah dengan laki-laki.
"Kita bisa bayangkan hal yang sama seperti di universitas, mengizinkan perempuan untuk berolahraga tapi terpisah dengan laki-laki," kata penasihat.
Aturan baru di universitas seperti disahkan beberapa waktu lalu memungkinkan bagi perempuan untuk berkuliah selama kelas dipisah dengan laki-laki serta mengenakan abaya dan niqab.